Pilih Helm Open Face atau Full Face? Ini Pertimbangannya

Pabrikan helm ketika ini menawarkan pelbagai jenis helm. Ada helm open face, terdapat full face, sampai helm modular (yang dapat dibuka-tutup menjadi helm full face dan open face). Jenis mana yang lebih baik dan lebih aman?
Di Indonesia helm jenis open face memang lebih populer, khususnya yang sering dipakai di dalam kota. Orang tidak jarang salah kaprah dalam penyebutan helm open face, mereka sering kali menyebutnya helm half face. Padahal, helm open face dan half face bertolak belakang jenis. Helm open face ialah helm yang mengayomi keseluruhan kepala, namun dibagian muka terbuka. Sementara helm half face mengacu untuk helm mengayomi bagian atas kepala atau dikenal helm cetok.

Instruktur Rifat Drive Labs dan penggiat kampanya helm dari RSV, Andry Berlianto, berbagi informasi berhubungan plus-minus helm open face dan full face. Menurutnya, helm full face memang lebih aman dipakai penunggang sepeda motor.

"Masing-masing punya keunggulan dan kelemahannya. Secara safety jelas full face lebih aman sebab struktur helmnya dapat mengayomi seluruh unsur kepala," kata Andry.

Berdasarkan keterangan dari Andry, pemotor dapat memilih jenis helm cocok kondisi. Helm open face lebih nyaman dipakai untuk city ride (pemakaian di dalam kota), sedangkan full face guna perjalanan yang lebih jauh, contohnya untuk touring atau mudik.

"Helm full face tersebut lebih aman, secara struktur lebih komplet mengayomi bagian kepala," ucap Andry.

Tapi, helm full face punya kelemahan juga. Biasanya helm full face ingin punya mutu lebih berat. Helm full face juga ingin menyediakan visibilitas yang rendah.

"Karena keterbatasan di lokasi visor, pengendara mesti lebih aktif menggerakkan kepala guna memonitor kondisi sekitar," katanya.

Di sisi lain, helm open face dapat membuat pengendara bernafas lebih leluasa. Visibilitas saat memakai helm open face pun lebih luas dan ingin punya mutu lebih ringan.

"Namun struktur helm tidak cukup lengkap mengayomi kepala sebab ada area tersingkap pada dagu," kata Andry.

Jadi, dalam memilih helm dapat disesuaikan dengan situasi pemakaiannya. Helm open face sesuai untuk pemakaian harian di perkotaan sampai-sampai lebih nyaman, sedangkan helm full face lebih aman dipakai untuk perjalanan jauh. Meski begitu, tetap terdapat pemotor yang memilih helm full face guna di perkotaan supaya lebih aman. Pilihan tersebut kembali lagi untuk pemakainya.
Pilih Helm Open Face atau Full Face? Ini Pertimbangannya Pilih Helm Open Face atau Full Face? Ini Pertimbangannya Reviewed by akbar on Juli 05, 2018 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.